Dahlan Iskan memang luar biasa…! Sebagai wartawan tulisannya istimewa karena mengalir dengan lancar dan membetot perhatian kita sehingga kita selalu ingin membaca terusannya. Menulis jelaslah bukan bakat utama Dahlan Iskan karena jika ya maka ia mungkin sudah menjadi sastrawan atau penulis buku. Ini adalah buah dari disiplin diri dan pengalaman panjang menulis selama menjadi wartawan sehingga ia berhasil menemukan gayanya sendiri yg khas dan istimewa. Ini memberikan contoh bahwa siapa pun bisa membuat tullisan yg menarik dan istimewa jika mau berlatih terus menerus. Everybody can write (interestingly)…!

Sebagai entrepreneur dan pengusaha ia juga luar biasa dan kelasnya juga sudah kelas dunia. Koran daerah jelas merupakan ide brilyannya dan mungkin hampir semua koran daerah yg sudah berjumlah seratusan lebih adalah milik kelompok usahanya. Ia adalah fenomena kelas dunia utk bisnis koran. Ketika bisnis koran diramalkan akan ambruk diterpa dunia digital ia berhasil membuktikan bahwa bukan hanya itu tidak benar tapi juga malah moncer di tangannya.

Sebagai manusia ia juga istimewa.

Ia berangkat bukan hanya dari nol tapi bahkan dari minus tapi kemudian berhasil membuktikan diri sebagai pengusaha sukses di banyak bidang meski utamanya dari media. Dahlan Iskan yang kini sangat kaya raya bahkan terlahir sangat miskin sehingga saya yg juga pernah miskin sampai bergidig membaca kisah hidupnya. Kalau status miskin ada pangkatnya maka Dahlan Iskan ini lahir miskin dengan pangkat jendral saking miskinnya. Ini saja sudah sesuatu yg sangat istimewa dan merupakan sumber inspirasi bagi anak-anak partai Kaypang lainnya. Tak ada yg perlu disesali jika kita terlahir sebagai anak miskin. Apa yg kita lakukan dalam kehidupan kitalah yang menentukan arti. Lihatlah Dahlan Iskan dan belajarlah padanya…!

Meski kaya dan terkenal Dahlan Iskan adalah sosok yg sangat sederhana. Ia selalu tampil sederhana dan low-profile. Terlalu sederhana malah. Saya malah tidak pernah melihatnya pakai jas meski yakin bahwa ia tentu punya di rak lemarinya. Sungguh sulit untuk tampil sesederhana itu jika sebenarnya Anda adalah orang yg kaya raya. Bahkan saya yg tidak memiliki kekayaan seperseribunya pun tidak bisa tampil lebih sederhana darinya.

Kelebihan lainnya adalah ia teman bicara yg menyenangkan semua orang. Senyumnya tak pernah lepas dari wajahnya dan kata-kata keras dan kasar tak pernah muncul dari mulutnya (mau pun dari tulisannya). He hurts nobody and never intends to. Kalau kita ngobrol dengannya kita tidak akan merasa terintimidasi baik oleh penampilannya, sikapnya mau pun kata-katanya. Ia tampil begitu ramah bahkan dengan dialek Suroboyoan yg begitu egaliter. You will feel comfortable with him. Saya sampai heran memahami ini. Sebagai orang yg hidup dalam kehidupan yg keras tak ada sedikit pun bekas yg nampak darinya. Ia bahkan sama lembut dan halusnya dengan priyayi dari kraton.

Sebagai pimpinan ia juga istimewa. Saya mengenal beberapa anak buahnya yg berhasil disentuhnya menjadi sosok pimpinan yg juga sama istimewanya. Bahkan bawahan-bawahannya adalah sosok-sosok yg mengagumkan. Ia benar-benar pemimpin yang mampu membuat setiap anak buahnya mengeluarkan kemampuan terbaiknya tidak perduli bagaimana pun asal dan potensi anak buahnya tersebut. Pemimpin lain mungkin akan memecat karyawan yg berkualitas buruk dan menyerah tapi Dahlan Iskan membuktikan dirinya mampu memoles, menggosok dan mengeluarkan kilau dari setiap karyawan di bawahmya. Tidak bisa tidak pemimpin seperti ini pastilah sosok yg luar biasa. Ia benar-benar sosok yg langka di mana kita selalu ingin bekerja, bergaul dan berteman dengannya.

Ia juga tidak tertarik pada kekuasaan padahal ia dengan mudah bisa menggunakan semua yg dimilikinya utk menggapai kekuasaan yg lebih besar. Ia menjauhi dunia politik praktis seolah apolitik. Padahal kita tahu belaka bahwa ia seorang strategist ulung dan office politicking tentulah makanannya sehari-hari dalam menjalankan tugas dan bisnisnya. Ia samasekali tidak punya ambisi utk berkuasa dalam dunia politik padahal godaan utk itu sungguh besar. Saya yang tidak punya apa-apa saja sering diiming-imingi utk masuk ke dunia politik agar bisa berkarya melalui dunia politik. Apalagi orang sekelas Dahlan Iskan yg memiliki segalanya. Mungkin ia punya ilmu kekebalan “Lembu Sehasta” sehingga tak ada godaan dunia yg mampu menembusnya.

Tetapi yg paling membuat saya kagum dengannya adalah semangatnya utk terus bekerja bagi bangsa dan negara sampai titik terakhir hidupnya dan bukannya duduk tenang menikmati semua hasil pekerjaannya selama ini. Ia telah memiliki segalanya tapi ia bekerja seolah dikejar oleh hutang yang tak terbayarkan meski bekerja 24 jam sehari. Ia lebih memilih utk mencetak karya demi karya bagi bangsa seolah apa yg telah dihasilkan oleh buah tangan dan pemikirannya selama ini belum memuaskan hatinya. Dahlan Iskan adalah seorang pendaki sejati dan tak ada gunung yg membuatnya merasa puas. Begitu ia selesai dari satu pendakian ia sudah meluncur menuju ke pendakian lain tanpa merasa perlu berhenti sejenak utk memulihkan diri seolah tubuhnya terbuat dari baja titanium yg tidak mengenal lelah. Membayangkannya bepergian dari satu kota ke kota lain, dari satu negara ke negara lain, menemui begitu banyak orang tanpa putus saja sudah membuat saya merinding. Saya suka bepergian tapi frekuensi traveling yg dilakukan oleh Dahlan Iskan adalah beyond my power. Padahal itu semua adalah perjalanan utk bekerja dan bukan pariwisata bersenang-senang seperti yg saya lakukan.

Salah satu prinsip Dahlan Iskan dalam bekerja adalah “Aim High” atau menggapai target yg tinggi. Ia tak pernah ingin bekerja setengah-setengah atau sekedarnya. Semua targetnya adalah yg tertinggi yg bisa dilakukan. He is a giant and he works like a giant. Dan utk bisa bekerja seperti ini Anda membutuhkan semangat dan adrenaline yg muncrat dan bukan sekedar mengalir deras. :-D . Tentu saja banyak karyawannya yg pontang-panting bekerja dengannya tapi tidak bisa tidak mereka tentu berada pada barisan tim pemenang yang akan mencetak kemenangan demi kemenangan dalam setiap event. If you enjoy being a loser working with him will be a torture.

Untuk melengkapi semua atribut kebesarannya Dahlan Iskan adalah sosok yg jauh dari hingar-bingar kehidupan gemerlap beserta pernak-perniknya untuk tidak mengatakan bahwa ia adalah sosok yg tidak pernah diterpa oleh isu negatif tentang 3 TA (harta, tahta, dan wanita). Ia adalah gambaran seorang muslim yg sangat saleh. Tak pernah ada berita tentang Dahlan Iskan ditemukan bersenang-senang dengan anak buahnya di sebuah pub, club, atau bahkan karaoke utk merayakan keberhasilan sesuatu, umpamanya. Padahal merayakan keberhasilan dengan bersenang-senang adalah sesuatu yg sangat wajar. Hal ini juga menurun ke bawahannya yg menjadikannya sebagai patron. Rata-rata bawahan Pak Bos ini tipikalnya penuh percaya diri, tampil sederhana dan saleh. Meski begitu saleh (ia juga mengelola sebuah pesantren di daerah Magetan, tempat kelahirannya) tapi tak pernah ia mengobral ayat atau hadist utk menunjukkan kesalehannya. Ia juga tidak pernah berusaha tampil dengan atribut keislaman untuk menunjukkan identitas Islamnya. Ia tidak perlu kemasan tersebut karena seluruh kehidupannya adalah contoh sempurna dari seorang muslim yg saleh.
Dahlan Iskan adalah sosok yg tidak habis-habisnya mendatangkan kekaguman saya. Terutama karena riwayatnya masih terus bergulir dan mengalir, tindakannya menghasilkan karya dan menginspirasi begitu banyak orang. Ia menjadi harapan dan tumpuan banyak rakyat Indonesia yg sangat muak dengan pemimpin-pemimpin buruk yang ada saat ini. Saya selalu berharap dan berdoa agar beliau dikarunia hidup yg panjang, kesehatan yang prima, dan kehidupan yg bercahaya karena setiap sentuhannya juga akan menghasilkan cahaya bagi rakyat Indonesia.

Doaku untukmu Pak Bos…!

Balikpapan, 11 Oktober 2011

Salam
Satria Dharma